Laman

Tuesday, November 22, 2016

Surat Al Maidah Ayat 51

Surat Al Maidah ayat 51

yaa ayyuhaa alladziina aamanuu laa tattakhidzuu alyahuuda waalnnashaaraa awliyaa-a ba'dhuhum awliyaau ba'dhin waman yatawallahum minkum fa-innahu minhum inna allaaha laa yahdii alqawma alzhzhaalimiina. 
Surat Al Maidah Ayat 51 

  Download MP3 Surat Al Maidah Ayat 51

.
DR Zakir Naik menjawab

Pemaparan terlengkap DR. Zakir Naik tentang Al-Maidah 51, di Univeritas Darussalam Gontor, Ponorogo..

"Di Al-Quran (Al-Maidah 51) disebutkan kata Aulia, yang pada konteksnya tidak selalu pemimpin namun, Kata Pemimpin termasuk dalam terjemahan kata Aulia dan pada konteks yang dimaksud ayat tersebut Aulia juga bisa diartikan sebagai pemimpin." Ujar Dr Zakir Naik. 

Dan janganlah sekali-kali kamu (umat muslim) menjadikan mereka (non-Muslim) sebagai Aulia. Dan jika kamu melakukannya maka kamu termasuk dalam golongan mereka" Ujar Dr Zakir Naik mengutip terjemahan bebas dari Surat Al Maidah 51. "

Dan saat kita menerjemahkan Al-Quran, tafsir terbaik adalah dengan merujuk pada Al-Quran itu sendiri, kemudian baru merujuk pada tafsir dari hadist shahih. 

Dalam ayat lain Allah memerintahkan Umat Islam agar selalu berbuat baik pada Non-Muslim (Kafir), Tapi Allah mengecualikan satu hal, Kalian Umat Islam yang beriman Jangan memilih Non-Muslim (Kafir) sebagai Aulia, teman sejati, penolong, pemimpin. 

Jika ada dua pilihan pemimpin, yang satu kafir dan yang satu muslim, kemudian kita sebagai muslim memilih pemimpin kafir, maka pertolongan Allah tidak akan datang." Ujar Dr Zakir Naik. 
Zakir Naik Menilai Muslim Yang Memilih Pemimpin Kafir Sebagai Muslim Yang Tidak Taat karena Meninggalkan Al-Quran.
Zakir Naik bahkan kisahkan riwayat Abu Musa Al-Asy'ari yang memilih seorang Kristen sebagai orang kepercayaan nya, ada yang menyebutkan Kristen ini sebagai akuntan nya Abu Musa Al-Asy'ari. 
Hal ini membuat Umar Ibn Khattab selaku amirul mukminin marah sehingga berkata "Tidak takut kah Engkau wahai Abu Musa?" 
"Semoga Allah berikan hukuman kepadamu karena memilih seorang kristen sebagai orang kepercayaan mu, segera ganti orang itu..!! Umar Marah" 
DR Zakir Naik saat membicarakan Umar dan Abu Musa Al-Asy'ari sempat menyinggung dengan Pemilihan Gubernur DKI. "Saya tahu pertanyaan ini mengarah kemana, Indonesia sedang adakan pemilihan gubernur di Jakarta, ada dua calon nya, yang satu kristen dan satu lagi muslim, Saudaraku Umar ini sedang membicarakan seorang akuntan saja, terlebih lagi seorang Gubernur" 
DR Zakir Naik kembali tegaskan bahwa Keutamaan memilih seorang muslim dari pada non muslim sekalipun non muslim ini memiliki kelebihan berkali-kali lipat. 

BACA DI SINI : Mengerikan Pemaparan terlengkap DR Zakir Naik tentang Al-Maidah 51, bahkan sebut Pilkada DKI.




Diantara Ayat-Ayat Al Qur'an Yang Mengharamkan Memilih Pemimpin Non Muslim

No comments:

Post a Comment